Jumat, 01 April 2011

Tips Belajar Fotografi dengan Kamera Digital

             Pertama kali yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jenis kamera digital. Anda harus tahu apa yang anda inginkan, pocket ataukah prosumer atau langsung DSLR? Yang penting jangan pernah memilih kamera digital yang dapat menyulitkan diri anda sendiri dalam pengoperasiannya. Setelah itu berkenalanlah dengan kamera anda, setidaknya minimal satu bulan sebelum anda bener-bener memotret. Jadikan ajang pe-D-K-te ini untuk mengetahui setelan the worst and the best-nya kamera anda.

1. Selalu bawa kamera kemanapun anda pergi.

Kamera = Kekasihmu, mata anda sekarang adalah lensa, sudut pandang anda = frame, dan yang anda lihat saat itu adalah komposisi ruang dan waktu. Yang anda lihat adalah obyek dengan balutan background dan ruang –yang indah dimanapun itu, dimana oleh cahaya yang terpancar dari waktu. Sehingga pagi dan sore hari sangatlah cocok buat anda untuk berjalan santai dengan kamera anda.

Ketika anda bepergian, entah itu mau pergi ke kantor, sekolah, tempat ibadah, ataupun sedang jalan santai, abadikan setiap momen yang menarik bagi anda, no time for thinking.. ekspos obyek tersebut, Dan jangan terlalu sering review setelah motret, karena bisa saja anda akan kehilangan beberapa momen berharga bersama objek anda, di level ini yang anda kejar adalah kuantitas bukan kualitas (belum saatnya)

Remember, alasan utama mengapa anda melewatkan momen yang bagus untuk difoto adalah karena anda tidak membawa kamera. Jadikanlah suatu kebiasaan untuk selalu membawa kamera kemanapun anda bepergian karena anda tidak tahu momen-momen atau pemandangan-pemandangan apa yang akan anda temui nanti.

Tips Memilih dan Membeli Kamera digital SLR


Untuk pemula membeli kamera digital SLR dibutuhkan ketelitian dalam hal spesifikasi dan harga. Untuk masalah harga biasanya ngak bisa bohong :-). Untuk Anda yang mempunyai duit lebih mungkin tidak terlalu masalah untuk memilihnya.

Bagi Anda yang mempunyai dana yang pas pas-an maksudnya bukan pas mau beli mobil ada bukan itu :-), pas pas-an dalam arti yang sebenarnya yach, mungkin saya akan membantu Anda memberi sedikit tips.

1. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda

Anda harus tahu dulu akan Anda gunakan untuk apa kamera tersebut. Dengan mengetahui untuk apa kamera tersebut anda jadi bisa menentukan spesifikasi kamera yang di butuhkan. Karena merek dan jenis kamera sangat banyak dengan fitur yang berbeda pula. Ukuran CMOS atau sensor CCD yang di gunakan menangkap gambar harus di perhatikan, terbagi menjadi 3 kategori yaitu Four Thirds, FullFrame dan APS-C. Ukuran megapixel atau sensor harus di ketahui masuk dalam kategori yang mana.

9 Penyebab Kinerja Komputer Semakin Lambat

Sebagai pengguna komputer, tentu semua ingin kinerja komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancar tanpa harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan lambatnya komputer kita. Berikut ulasan ringkas 9 hal yang paling sering menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat plus tips atau solusinya.

1. Malware (virus, worm, trojan, dsb )
Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.
Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online.

Tips Merawat Kamera yang baik

           Siapa yang tidak kenal dengan kamera, anak umur 5 tahun pun di jaman sekarang ini sudah terbiasa memegang kamera. bahkan sekarang ini oleh sebagian orang kamera sudah menjadi bagian hidup mereka. kamera sudah berkembang dari puluhan tahun yang lalu, mulai dari kamera lobang jarum, kamera analog ( masih menggunakan rool film ), sampai Kamera digital atau istilah kerennya Digicam. ukuran kamerapun bermacam macam mulai dari yang kecil ( kamera Pocket ) yang bisa dengan mudah dikantongi sampai dengan Kamera ukuran besar seperti CANON 1Ds Mark III. Bagi anda yang memiliki kamera Walau sudah sangat mahir dalam mengoperasikannya, namun juga sangat perlu di ketahui bagaimana cara merawat kamera dengan benar agar terhindar dari kerusakan dan berumur panjang.

Berikut ini ada sedikit tips tentang cara merawat kamera yang baik, agar kamera anda bisa tetap awet, dapat berfungsi dengan baik dan berumur panjang.
1. Tempat Penyimpanan : Tempat penyimpanan sangat perlu diperhatikan, simpan lah kamera anda di tempat yang sejuk ( tidah terlalu panas dan tidak terlalu lembab ) dan terhindar dari debu. anda bisa membeli Lemari khusus penyimpan kamera tapi harganya masih relatif mahal, untuk alternativ lain anda bisa membeli Lemari kaca / kayu yang lebih murah, pasangkan lampu 5watt di dalamnya dan atur jarak dari lampu ke kamera anda sekitar 40cm agar suhu di dalam almari bisa tetap sejuk. kemudian letakkan beberapa silica gel untuk menghindari jamur.

2. Cara menyimpan : selain tempat penyimpanan cara anda dalam menyimpan kamera juga harus diperkatikan. pastikan posisi anda meletakkan kamera sudah benar, bersihkan lah kamera anda sebelum menyimpannya. untuk penyimpanan dalam waktu yang lama keluarkan lah baterai dari dalam kamera untuk menghindri Over-charger. untuk kamera D-SLR, lepaskan lah kensa sebelum di simpan dan ingat di pasang ” bodyup ” nya pada lensa dan body Kamera. apabila anda membawa kamera dalam bepergian simpanlah kamera anda pada tas khusus tempat kamera atau tas yang memiki lapisan lebut yang lebih tebal dan pas dengan ukuran kamera anda agar terhindar dari goncangan.

Tips merawat kamera digital SLR

1. Merawat lensa.
Lensa merupakan jendela bagi mata untuk melihat dunia luar. Lensa merupakan elemen terpenting untuk dapat menghasilkan gambar yang baik.  Beberapa langkah perawatan lensa  adalah sebagai  berikut:
a. Jangan menyentuh lensa secara langsung dengan jari. Untuk mengurangi kemungkinan ini terjadi, usahakan lens hood selalu terpasang. Lens hood juga akan melindungi bagian depan lensa dari benturan sekaligus mencegah munculnya flare pada cahaya frontal  menuju lensa.
b. Pasang lens cap ketika lensa sedang tidak dipergunakan, hal ini bertujuan mengurangi kemungkinan terpapar dan menempelnya debu pada permukaan lensa.
c. Jika kegiatan membersihkan lensa diperlukan, maka mempergunakan peralatan pembersih yang baik sangat dianjurkan. Selalu pergunakan lens brush, lens blower , lens paper dan lens cloth yang baik.
Berikut beberapa langkah membersihkan lensa:
> Bersihkan bagian depan dan belakang lensa dengan lens blower terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan partikel debu yang menempel. Jangan langsung membersihkan lensa dengan lens cloth atau lens paper sebab partikel debu yang ikut tergosok akan menyebabkan permukaan coating lensa akan tergores. Hal ini dapat berakibat munculnya gangguan permanen pada hasil foto.
> Beberapa partikel debu yang masih tetap menempel dapat juga dihilangkan dengan bantuan lens brush.
> Selanjutnya usap lensa secara lembut dan perlahan dengan lens cloth/ lens paper kering dengan gerakan memutar dari bagian dalam lensa menuju keluar.
> Jika dibutuhkan, cairan pembersih lensa/ lens cleaning fluid khusus dapat dipergunakan untuk membersihkan kotoran-kotoran lensa yang agak membandel. Jangan meneteskannya langsung pada lensa, teteskan pada lens paper terlebih dahulu, lalu usap perlahan pada bagian lensa.